Latest Updates

9 Cara Bisnis Online Shop Tanpa Modal Mulai dari NOL

cara bisnis online shop tanpa modal


Cara bisnis online shop tanpa modal tahap demi tahap akan saya coba untuk mengupas secara detail untuk anda yang ingin belajar bagaimana cara jualan online tanpa modal. Namun tidak akan saya jadikan satu topik pembahasan tapi akan saya pecah menjadi beberapa artikel agar Anda mudah belajar dan memahaminya.

Menurut dictionary Cambridge, pengertian reseller adalah sebuah individu atau perusahaan yang membeli suatu barang dari pabrik yang nantinya akan dijual kembali. Maka yang dimaksud reseller itu sebenarnya anda harus mengeluarkan modal dulu, baru bisa untuk jualan.

Apakah bisa saya membuat sebuah brand walaupun hanya menjual produk milik orang lain? Jawabannya sangat bisa sekali.

Apakah perusahaan besar seperti lazada, matahari Mall, tokopedia, carefour dan marketplace besar lainnya awalnya hanya menjual produk sendiri?

Kemungkinan besar memang ada beberapa produk yang sengaja mereka produksi sendiri, namun mayoritas mereka juga menjualkan produk berasal dari perusahaan lain, alias menjadi reseller juga. Itu artinya jika modal Anda terbatas tidak perlu ribet harus memproduksi barang sendiri untuk segera mulai berbisnis sampai punya brand.

Maka dari itu anda bisa mulai bisnis sekarang juga!!

Bisnis Online Shop Reseller

bisnis online shop reseller

Cara menjadi reseller online shop tanpa modal berikut ini, ada 10 langkah serta gambaran yang harus benar-benar anda pahami serta pelajari sebelum belajar lebih dalam apalagi mulai berbisnis, jika tidak, dipastikan akan gagal di tengah jalan, karena salah satu faktor yang menyebabkan malas dan menyerah, selain tidak tahu ilmunya, penyebab lainnya ialah bingung harus melakukan langkah apa lagi, karena dari awal sudah salah paham. 

Maka dari itu di sini tidak akan saya jelaskan cara daftar jadi reseller online shop, tapi lebih difokuskan belajar ilmu dasar jualan online.


Untuk gabung bisnis online fashion bisa melalui marketplace atau website toko online dari berbagai perusahaan maupun personal, yang menjadi persoalan ingin segera memulai atau hanya sekedar belajar teori saja, sebab teori tanpa action itu percuma, begitu pula sebaliknya.

Oke, mari langsung saja simak cara jadi reseller baju online tanpa modal


cara jualan online tanpa modal

1. Produk apa yang ingin anda jual 

Langkah ini malah biasanya yang bikin bingung semua orang termasuk saya dulu waktu ingin mulai jualan online, pasti anda dan saya menginginkan produk yang punya peluang besar segera meraih penjualan tapi persaingannya kecil.

Ada beberapa pertimbangan yang harus anda ambil sebelum mengambil keputusan.

# Hanya jual produk sejenis 

Hindari untuk menjual berbagai macam produk dalam 1 lapak atau toko, untuk brand skala kecil sampai menengah, sebaiknya hanya fokus satu sektor bisnis aja. Fungsinya agar calon pelanggan lebih mengenal anda jualan apa. Tidak hanya itu, ini juga akan mempengaruhi faktor kompetitor, logikanya semakin banyak jenis produk yang anda jual, selain gagal fokus agar produk andalan Anda maksimal, juga akan mempengaruhi lebih banyak kompetitor yang akan berjualan produk yang sama dengan brand utama anda, sehingga akan sangat sulit untuk menang di persaingan pasar, kecuali anda pemain sekala besar seperti carefour.

# Spesifik 

Tujuannya agar mempersempit jangkauan serta lebih fokus, alasannya seperti poin sebelumnya, agar lebih fokus dalam hal pemasaran, meningkatkan sumber daya, target penjualan, kompetisi, dan sebagainya.

# Sustainable 

Maksud dari sustainable tujuannya biar badan Anda bisa bertahan lama, maka dari itu produk yang dijual juga harus bisa " tahan banting "

Sebaiknya hindarilah jual produk yang bersifat sementara, sensasional, dan sesuai trend.

Misalnya: Perlengkapan Natal, batu akik

# Tingginya tingkat permintaan 

Cari dan jual produk yang hanya diinginkan oleh pelanggan, serta kemungkinan akan melakukan repeat order.

# Kualitas 

Anda sebagai reseller atau dropshipper itu berarti anda berjualan via online, di mana market nya cukup bervariasi yang berada di beberapa daerah tidak hanya berskala nasional, namun mancanegara.

Maka sebaiknya hindarilah produk yang mudah rusak selama pengiriman, terkecuali anda bisa mengemasnya sedemikian rupa, sehingga aman kalau terjadi kerusakan.

# Legal 

Sebaiknya hati-hati dalam memilih dan menjual produk, khususnya di wilayah Indonesia yang punya regulasi tinggi, harap dipastikan produk sudah resmi terdaftar, ini untuk menghindari masalah perizinan, kalau suatu saat siapa tahu brand anda sudah mulai masuk skala besar. Setidaknya produk tersebut tidak akan menimbulkan konflik atau tidak melawan aturan.

# Jangan jual produk yang kompetitornya " raksasa " 

Sebaiknya hindari persaingan banyak kompetitor yang menjual produk yang sama apalagi pencariannya tinggi. Tentu kita akan kesulitan jika menjual perlengkapan Mac yang kompetitornya hampir semua berskala besar.


Walaupun begitu jangan merasa berkecil hati dulu, karena masih ada solusi memecahkan masalah ini, yakni dengan cara memberikan value brand kita.

# Pilih produk simple 

Pilihlah produk yang mudah dikirim, ukurannya kecil sampai sedang saja, hindari jualan produk seperti: Lemari es, baja ringan, paku bumi dan sebagainya, yang mana selain harganya lebih mahal apalagi pengiriman jarak jauh.

2. Target konsumen 

Setelah menentukan produk apa yang akan dijual nanti, selanjutnya siapakah calon konsumen atau sasaran target market anda. Maka dari itu tentukan target Market nya secara lebih spesifik biasa disebut buyer personal.

Tentukan target market anda mulai dari jenis kelamin, usia, hobi dan lainnya agar nanti bisa dimanfaatkan untuk promosi.

Jangan menganggap remeh langkah ini, karena dengan mengetahui target market tentu akan lebih fokus lagi dalam menawarkan produk Anda sesuai dengan keinginan mereka.

3. Menganalisa kompetitor 

Tentu anda masih ingat pada poin di awal tentang kompetitor "raksasa" sebaiknya jangan merasa senang dulu kalau kompetitornya tidak ada atau jumlahnya yang raksasa hanya sedikit.

Walaupun kompetitor Anda saat ini sesuai target market masih dibilang skala kecil maupun menengah, bukan berarti kita mengabaikan tapi pelajari bagaimana mereka melakukan pemasaran baik itu pasang iklan, mailing list, pendekatan secara personal, apa kesalahan mereka serta solusi mengatasinya.

Apa sih sebenarnya yang membedakan kompetitor anda dibanding lainnya? Kenapa konsumen lebih memilih kompetitor A dibanding B? Media apa yang mereka pakai untuk memasarkan produknya.

gabung bisnis online fashion


Tugas anda sekarang 

Cobalah mencatat lima kompetitor anda saat ini, tulislah masing-masing apa kelebihan serta kekurangannya, kemudian bandingkan sama brand yang akan anda bangun nantinya.

Serta pikirkan bagaimana mengatasi keunggulannya dengan cara memanfaatkan kelemahan mereka agar bisa memenangkan persaingan bisnis anda.

4. Cari produsen atau supplier 

Setelah yakin dengan pilihan produk apa yang akan dijual, mengetahui target market serta kondisi pasar, kini saatnya mencari produsen atau supplier.

Pada tahap ini bisa dibilang cukup menyenangkan, karena seperti berlomba mengumpulkan berbagai macam supplier yang menawarkan harga termurah, serta kualitasnya bagus.

Pertama, carilah 1- 5 supplier di media online yang sekiranya memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kebutuhan anda. Kenapa harus 5 supplier? Karena kita akan mencari mana yang cocok di segala aspek yang telah ditentukan, sebab 5 calon supplier itu pun terkadang semuanya tidak sesuai.

#KASKUS 

Media ini dulu sebenarnya sebuah forum diskusi tapi berkembang menjadi forum jual beli, situs ini cukup favorite dan bisa anda gunakan untuk mencari supplier.

Dulu, anda harus teliti kalau ingin memilih supplier terpercaya, namun dengan adanya sistem approval tinggal memilih mana yang cocok buat Anda. Tapi yang harus anda ingat sistem aprovel ini hanya berlaku pada sub forum kerjasama, kalau di luar dari itu sebaiknya teliti kembali.

# Tokopedia 

Asyiknya memilih supplier di Tokopedia ini salah satunya adalah adanya fitur gold merchant di kotak pencarian, tidak hanya itu adanya fitur lain yaitu bisa dropship, yang mana tidak ada di toko online lain sejauh pengamatan saya seperti di Lazada maupun shopee.

Kedua, cobalah membeli produk dari masing-masing sebagai contoh dan pada tahap ini sebaiknya anda sudah bisa mendapatkan 2-3 salon supplier.

Setelah itu cobalah menghubungi mereka untuk menjalin kerjasama, kemudian Ukur seberapa respon supplier itu membalas pesan anda. Eliminasi supplier yang mempunyai respon lambat, tidak hanya itu lakukan penilaian bagaimana mereka menangani pesanan produk hingga sampai ke tangan anda.

Lihat kualitas yang sudah diterima, mulai dari cara mengemas produk aman atau tidak saat pengiriman.

Terakhir, tentukan paling tidak 1 supplier resmi kalau lebih juga tidak masalah asalkan tetap memenuhi syarat. Tapi sebaiknya tentukan satu supplier andalan yang mempunyai nilai lebih terutama tidak hanya profesional namun juga kompeten.

Mulailah menjalin hubungan baik ke supplier tersebut. Menurut pengalaman saat kita sebagai reseller bisa menjalin hubungan dengan baik kepada pemasok barang, secara tidak langsung akan menimbulkan rasa percaya kedua belah pihak. Tujuannya membangun kepercayaan itu bisa melakukan booking produk terlebih dahulu sebelum stok habis.

5. Tentukan harga jual 


cara menjadi reseller online shop tanpa modal


Perlu Anda ketahui bawa ada beberapa supplier yang sudah menentukan harga sama kepada semua resellernya, tujuannya agar tidak saling menjatuhkan harga pasar. Tapi tenang saja tidak semuanya, hanya beberapa pemasok saja, maka dari itu Anda harus bisa membuat strategi harga jual yang sekiranya paling tepat.

Panjang banget ya materinya? hehehe

Itu belum seberapa, untuk para dropshipper apalagi pemula, saya harap jangan terlalu target profit tinggi dari setiap produk yang dijual, karena bisa mendapatkan profit 10%- 20% itu sudah lebih dari cukup untuk setiap produk, karena saya dulu pada awal mencoba hanya menentukan 5%- 10% per penjualan.

Mana asalnya itu lebih dari cukup karena kita hanya modal pemasaran saja, tidak menanggung resiko apapun. Pentingnya menganalisa harga jual di pasaran, karena harga murah bukan jaminan produk tersebut "pasti laku".

Namun ada faktor lain yaitu kualitas pelayanan, misalnya anda mau beli produk yang sama dari satu pedagang tapi dalam hal pelayanan jutek, responnya pun lama atau bahkan tidak menghormati anda sebagai calon pembeli.

Apakah anda masih ingin membeli tas tersebut walaupun harganya lebih murah dari pedagang sebelah? Saya rasa Anda akan memutuskan tidak jadi beli, maka secara garis besar bisa disimpulkan bahwa " harga murah bukan jaminan utama ".

6. Menganalisa dan evaluasi ulang 

Ini merupakan bagian akhir sebelum kita mulai mendeklarasikan brand anda sebagai dropshipping sukses. Sebaiknya analisa dulu mulai dari langkah pertama bagaimana menentukan produk sampai harga jual.
  • Apakah sampai disini kira-kira sudah bisa memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen anda? 
  • Apakah nantinya produk yang dijual itu punya peluang? 
  • Siapa saja calon pelanggan yang akan dilayani? 
  • Model Seperti apa mereka? 
  • Apa yang mereka inginkan? 
  • Bagaimana karakter masing-masing personalnya? 
  • Apakah supplier yang sudah anda dapatkan tadi bisa bekerjasama dengan baik dalam jangka panjang? 
  • Apakah supplier tersebut sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan? 
Maka dari itu, saya sarankan kepada anda agar merangkum dari mulai tahap awal, karena ini penting sekali sebagai pondasi pertama, jika masih ragu silakan ulangi dari tahap awal.

Lalu, yang menjadi pertanyaan Bagaimana caranya agar saya bisa punya identitas berupa brand yang kuat?

Caranya cukup mudah yaitu tinggal melakukan analisa ualng dan penyesuaian dari langkah yang sudah anda lakukan sebelumnya.

Semuanya itu bisa dimulai dari rencana produk apa yang akan dijual, siapa target market anda, dan juga bagaimana nanti brand anda bisa diterima oleh calon pelanggan.

Untuk itu saya mohon maaf, tidak akan membahas secara mendalam tentang branding karena materi kali ini sudah cukup panjang lebar, untuk memperlihatkan identitas brand tersebut paling penting harus bisa memberikan ciri khas atau nilai tersendiri pada konsumen.

7. Tentukan Nama brand yang tepat 

Kalau anda ingin punya brand yang terlihat profesional maka harus menggunakan nama yang tepat, sebab nama brand ini nantinya akan terus menjadi ikon selama menjadi reseller, kecuali anda membuat brand baru. Maka sebaiknya pemilihan nama tidak boleh sembarangan.

Berikut ini tips memilih nama brand

# jangan pakai nama brand "pasaran" 

Apalagi saat ini, sebaiknya hindarilah menggunakan nama brand misalnya: Sukses Makmur Jaya, toko Maju Jaya, dan lainnya.

Walaupun nama adalah doa, tapi dari segi branding, jenis nama tersebut susah untuk dikenali apalagi diingat.

# Belum pernah dipakai 

Sebelum memilih serta berdeklamasi nama brand anda tersebut, sebaiknya pastikan dulu belum pernah ada yang memakainya. Khususnya ketersediaan domain website nanti. Anda bisa melakukannya dengan mengunjungi godaddy.com. Untuk sosial media tinggal mencari username yang cocok dengan nama brand tersebut.

# Hindari pemakaian singkatan 

Penggunaan nama brand berupa singkatan akan menyulitkan calon pelanggan untuk mengingat, kecuali Anda pemain besar yang mempunyai strategi pemasaran yang sangat kuat seperti OLX, H&M

# Berani tampil beda 

Pernahkah anda mendengar nama makanan yang cukup unik yaitu rawon setan, soto gebrak dan lainnya? Nama band unik seperti ini bahkan bisa dibilang nyeleneh malah akan sangat mudah diingat pelanggan

8. Visualisasi 

Audient bisa menerima personalitas brand anda, jika anda mampu menyampaikan dengan tepat yaitu berupa tampilan visual. Berbicara soal visual branding tidak hanya sekedar logo maupun website, akan tetapi lebih bersifat visual di dalam brand tersebut.

Pada umumnya mulai dari karakter warna brand, font website, maupun gaya bahasa. Penerapan visual ini harus bisa sinkron sama identitas Band yang sudah ditentukan sebelumnya, serta harus bisa membawa pengaruh yang kuat kepada setiap orang yang melihatnya.

9. Memilih media 

Pada langkah ini, setelah pondasinya sudah siap saatnya anda mulai mengenalkan dan mendistribusikan brand tersebut kepada target audience. Agar efek serta efisien, sebaiknya tempatkan di media online yang tepat juga.

Kalau untuk penyebaran melalui sosial media, anda harus bisa mencari informasi apakah pelanggan Anda tersebut aktif di sosial media. Jangan sampai Anda sudah membangun dengan susah payah peran tersebut melalui Facebook, ternyata sebagian pelanggan yang anda harapkan menggunakan Twitter maupun Instagram.

Nah, saya kira Cukup sekian pembahasan artikel kali ini yang cukup panjang, semoga Anda paham terkait dengan cara bisnis online shop tanpa modal sekaligus ilmu dasar membangun branding mulai dari nol. Silakan bagikan pada teman maupun kerabat. Terima kasih.



0 Response to "9 Cara Bisnis Online Shop Tanpa Modal Mulai dari NOL "

Posting Komentar